Hindari Iritasi, Mama Muda Wajib Perhatikan 4 Hal Dalam Mengurus Bayi

JawaPos.com – Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda. Termasuk bayi yang baru lahir. Sebab bayi yang baru lahir biasanya memiliki kulit sensitif sehingga diperlukan perhatian khusus dalam merawatnya.

Menurut Nanny Shoraya, Sp.KK, selaku Dokter Spesialis Kulit, bayi yang baru lahir umumnya rentan terhadap kerusakan kulit. Selain disebabkan karena faktor kulit sensitif, penggunaan minyak seperti telon dan baby oil yang berlebihan juga memperburuk kondisi.

“Kulit bayi yang sensitif memiliki fungsi pemisah (barrier) yang kurang optimal. Akibatnya biasanya kulit mudah kering, ada ruam merah dan iritasi. Apalagi ditambah dengan bahan-bahan kimia pada minyak bayi,” ujar dr. Nanny saat acara peluncuran Young Living Seedlings di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (5/9).

Jika iritasi tak segera diatasi, dalam jangka panjang akan menyebabkan kulit bayi tidak sehat, sering rewel dan bisa mengganggu perkembangannya. Disarankan Nanny, ada empat langkah wajib yang dilakukan oleh ibu selama merawat bayi baru lahir. Apa saja itu?

1. Periksa Popok 4 Jam Sekali

Salah satu masalah yang sering timbul pada bayi yaitu ruam popok. Usahakan selau pastikan popok bayi dalam kondisi kering dan bersih dan periksa tiap 4 jam sekali. Gunakan air hangat atau cotton balls yang halus ketika membersihkan bokongnya lalu keringkan dengan handuk yang lembut.

“Selain itu, jangan memakaikan popok pada bayi terlalu kencang karena dapat membuat kulitnya menjadi lecet,” jelas Nanny.

2. Gunakan Sabun Pelembab

Hal terpenting dalam merawat kulit bayi, menurut Nanny adalah menggunakan produk sabun yang melembabkan. Pilihlah pelembap dengan hipoalergenik dan pastikan tak memiliki kandungan iritan.

Gunakan pelembap segera setelah mandi pasalnya cairan akan mudah meresap pada kulit bayi. Aplikasikan pelembap secara rutin, minimal dua kali sehari.

3. Mandi Tak Terlalu Lama

Menurut Nanny, waktu ideal saat memandikan bayi berkisar 5 hingga 9 menit. Usahakan tidak lebih dari itu sebab terlalu lama kulit berkontak dengan air, maka kulit menjadi semakin kering. Sedangkan suhu air yang disarankan antara 37 hingga 37,5 derajat celcius.

“Setelah memandikan, usahakan untuk melakukan pembilasan hingga bersih sebelum diberikan pelembab dan bedak. Cukup keringkan dengan handuk lembut tanpa pewangi, dan ditepuk-tepuk,” ujarnya.

4. Hindari Produk Beralkohol dan Kandungan Zat Berbahaya

Membersihkan kulit bayi dengan menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol dan antiseptic tidak disarankan karena dapat memicu iritasi kulit. Sebaliknya gunakan tisu basah yang bebas alkohol, non-iritan serta tak ada zat pewangi dan pengawet.

“Jika diteruskan akan menyebabkan iritasi dan ruam kemerahan. Selain itu ada bedak bayi dengan kandungan asam borat yang pernah dipakai campuran bedak bayi. Kalau pemakaiannya berlebihan bisa menyebabkan diare dan demam,” ungkapnya.