Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

600 Peserta Ikuti MTQ ke-XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo 2026
Wonosobo

Memperkuat Pembinaan Generasi Qur’ani, 600 Peserta Ikuti MTQ ke-XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo 2026

Sebanyak 600 peserta perwakilan dari 15 kecamatan se-Kabupaten Wonosobo bersaing dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2026. Ajang keagamaan bergengsi ini resmi dibuka oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di Pendopo Selatan Wonosobo, Senin (2/11/2026).

600 Peserta Ikuti MTQ ke-XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo 2026
600 Peserta Ikuti MTQ ke-XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo 2026

Mengusung tema “Tangguh Berakhlak, Menggemakan Al-Qur’an di Bumi Asri”, MTQ tahun ini diselenggarakan tidak hanya sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana strategis memperkuat pembinaan generasi Qur’ani yang berkarakter di Kabupaten Wonosobo.

Membangun Karakter Masyarakat Berbasis Al-Qur’an

Dalam sambutannya, Bupati Afif Nurhidayat menekankan bahwa pembangunan suatu daerah tidak boleh hanya menitikberatkan pada sektor fisik semata. Kemajuan yang berkesinambungan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurut Afif, MTQ menjadi ruang efektif untuk mendekatkan Al-Qur’an ke tengah kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Tema ini mengajak kita semua menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang menuntun langkah masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkap Bupati Afif.

Raihan Prestasi Nasional Jadi Motivasi Pembinaan

Bupati juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian gemilang kafilah Wonosobo pada perhelatan MTQ Nasional 2026. Wonosobo tercatat menjadi salah satu daerah penyumbang gelar juara terbanyak bagi Kontingen Jawa Tengah.

Beberapa nama yang sukses mengharumkan nama daerah di kancah nasional antara lain:

  • Fifi Rahayu – Juara I Cabang Tilawah Dewasa

  • Syaula Zafira – Juara I Cabang Tilawah Anak-Anak

  • Arina Husnayani – Juara III Cabang Kaligrafi Dekorasi

Menghadapi agenda kompetisi keagamaan pada tahun 2027 mendatang, Afif menginstruksikan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama (Kemenag), para camat, hingga lembaga pendidikan Islam untuk memperkuat program pembinaan secara terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.

Ia meminta proses pembinaan calon peserta tidak lagi dilakukan secara mendadak menjelang perlombaan, melainkan lewat program jangka panjang agar prestasi dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Pemkab Wonosobo pun berkomitmen terus mendukung pembinaan keagamaan secara transparan dan akuntabel.

Rincian Cabang Lomba dan Tahapan Digitalisasi e-MTQ

Ketua LPTQ Kabupaten Wonosobo, Moh. Kristijadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ XXXII Tahun 2026 ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah LPTQ Kabupaten Wonosobo pada 23 September 2026. Ajang ini menjadi tempat menyaring bibit unggul yang akan mewakili Wonosobo pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun Nasional.

Pada edisi tahun ini, terdapat lima cabang utama yang diperlombakan:

  1. Seni Baca Al-Qur’an: Golongan Tartil, Tilawah Anak-anak, Remaja, dan Dewasa.

  2. Hafalan Al-Qur’an (Hifzhil Qur’an): Golongan 1 Juz & Tilawah, 5 Juz & Tilawah, 10 Juz, 20 Juz, dan 30 Juz.

  3. Fahm Al-Qur’an: Kategori beregu putra dan putri.

  4. Syarh Al-Qur’an: Kategori beregu putra dan putri.

  5. Seni Kaligrafi Al-Qur’an (Khat): Golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi, dan Kontemporer.

Guna mendukung kelancaran kegiatan, perlombaan disebar di sejumlah titik strategis di seputar Kota Wonosobo, meliputi Pendopo Bupati, Pendopo Wakil Bupati, Masjid Jami’, Gedung KORPRI, Ruang Rapat DPRD, GOR PDAM, Arpusda, serta Ruang Rapat Mangunkusumo Setda Wonosobo.

Seluruh proses pendaftaran dan verifikasi peserta sebelumnya telah memanfaatkan sistem digital melalui aplikasi e-MTQ, dilanjutkan dengan validasi dokumen, masa sanggah, perbaikan administrasi, hingga technical meeting dan penetapan peserta resmi pada 29 Oktober 2026.

Mengakhiri pembukaan, Bupati berpesan kepada seluruh peserta untuk tampil penuh percaya diri dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, seraya menegaskan bahwa setiap proses mempelajari Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan di mata Tuhan

error: Content is protected !!