Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Senderan Tebing Setinggi 10 Meter di Medasih Longsor Menutup Jalan
Wonosobo

Diterjang Hujan Lebat, Bangunan Senderan Baru di Sumberejo Wadaslintang Ambrol

Cuaca ekstrem kembali memicu bencana alam di wilayah Kabupaten Wonosobo. Sebuah senderan tebing di Dusun Medasih, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, dilaporkan longsor pada Kamis (30/4/2026) sore, tak lama setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama berjam-jam.

Senderan Tebing Setinggi 10 Meter di Medasih Longsor Menutup Jalan
Senderan Tebing Setinggi 10 Meter di Medasih Longsor Menutup Jalan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, material longsor sempat menutup akses jalan lingkungan dan menyebabkan kerugian materiil puluhan juta rupiah bagi pemilik lahan.

Kronologi Kejadian: Terdengar Suara Gemuruh

Bencana ini bermula saat hujan lebat mengguyur wilayah Wadaslintang sejak pukul 13.00 WIB. Setelah hujan mulai mereda sekitar pukul 16.00 WIB, warga dikejutkan dengan suara gemuruh yang berasal dari area samping pemukiman.

Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa sekitar pukul 16.30 WIB, senderan tebing sepanjang 17 meter dengan ketinggian 10 meter tersebut ambrol. Material tanah dan batu langsung menutup sebagian badan jalan yang menjadi akses penting bagi warga dusun setempat.

Baru Selesai Dibangun Dua Minggu

Fakta yang cukup memprihatinkan terungkap dari hasil pendataan petugas di lapangan. Senderan tebing yang kokoh tersebut ternyata merupakan bangunan baru.

“Dari hasil keterangan di lokasi, diketahui bahwa senderan tebing tersebut baru saja selesai dibangun sekitar dua minggu sebelum kejadian longsor ini terjadi,” tulis keterangan dari laporan petugas.

Diduga, kondisi tanah yang belum stabil sepenuhnya serta intensitas hujan yang sangat tinggi menjadi pemicu utama konstruksi tersebut tidak mampu menahan beban tanah di belakangnya.

Penanganan dan Kerugian

Merespons laporan warga, personel Polsek Wadaslintang bersama Koramil, Trantib Kecamatan, SAR, serta relawan setempat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area.

Berdasarkan hasil asesmen awal:

  • Korban Jiwa: Nihil.

  • Kerugian Materiil: Diperkirakan mencapai Rp25.000.000,- akibat kerusakan total konstruksi senderan.

  • Dampak Akses: Jalan lingkungan tertutup sebagian material longsor, namun pembersihan mulai dilakukan secara gotong royong.

Imbauan Kewaspadaan

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah perbukitan dan tebing curam, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat intensitas hujan masih tergolong tinggi, potensi bencana susulan seperti longsor maupun pohon tumbang perlu diantisipasi secara dini.

error: Content is protected !!