Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Jenazah Warga Larangan Ditemukan 6 KM dari Lokasi Longsor
Wonosobo

Operasi SAR Sapuran: Jenazah Warga Sapuran Ditemukan 6 KM dari Lokasi Longsor

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo bersama relawan dan warga akhirnya berhasil menemukan jenazah Embuh (42), warga Dusun Larangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, pada Senin (13/4/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret material longsor hingga hanyut ke aliran Sungai Bogowonto.

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro, mengonfirmasi bahwa penemuan jenazah dilakukan setelah petugas melakukan penyisiran intensif sejak laporan kehilangan diterima.

Kronologi Kejadian

Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu (12/4/2026) sore. Sekitar pukul 15.00 WIB, Embuh diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari ladang di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur wilayah Sapuran. Namun, hingga petang, korban tak kunjung sampai di rumah.

Warga yang melakukan pencarian awal menemukan barang-barang milik korban di area yang terkena tanah longsor di wilayah ladang. Lokasi longsoran tersebut mengarah tepat ke dasar sungai yang oleh warga sekitar sering disebut Kali Cengeng Silawe, yang merupakan aliran menuju Sungai Bogowonto.

“Setelah ditelusuri warga, ada bekal milik korban di area longsor. Didapat informasi bahwa jatuhnya longsoran mengarah ke sungai Bogowonto yang saat itu debit airnya sedang meningkat drastis,” jelas Sumekto.

Proses Pencarian dan Penemuan

Operasi pencarian pada hari Senin dilakukan dengan membagi personel menjadi dua tim untuk menyisir dua lokasi berbeda. Selama proses penyisiran, petugas menemukan beberapa petunjuk penting yang memperkuat dugaan korban hanyut, di antaranya:

  • Kain milik korban: Ditemukan sekitar 200 meter dari titik longsor.

  • Jaket dan Bekal: Ditemukan sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian.

Kerja keras tim gabungan membuahkan hasil pada siang hari.

“Pada Senin, 13 April 2026, pukul 12.30 WIB korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar enam kilometer dari titik awal (lokasi longsor),” tambah Sumekto.

Evakuasi dan Penyerahan Jenazah

Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, jenazah Embuh langsung dibawa untuk proses pemulasaraan. Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak BPBD telah menyerahkan jenazah secara resmi kepada pihak keluarga di Dusun Larangan untuk dimakamkan.

BPBD Wonosobo kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang beraktivitas di area perladangan dengan kemiringan terjal, untuk selalu waspada saat hujan deras turun. Cuaca ekstrem dapat memicu tanah longsor sewaktu-waktu yang membahayakan keselamatan jiwa.

error: Content is protected !!