Kebakaran Hutan di Perbatasan Kaliwiro-Kalikajar Berhasil Dipadamkan, 30 Pohon Pinus Hangus
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan hutan Perhutani Blok Ngelis, petak 28A, yang berada di perbatasan Desa Cledok, Kecamatan Kaliwiro, dan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Rabu (26/8/2026) sore.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api membakar area lahan hutan Perhutani dengan luas terdampak diperkirakan mencapai seperempat hektare.
Cepat Tanggap Lewat Call Center RPB SAR
Koordinator RPB SAR Kaliwiro, Habib, mengonfirmasi bahwa penanganan cepat dapat dilakukan berkat laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center RPB SAR Kaliwiro.
Usai mendapat laporan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan lintas sektor untuk menerjunkan tim gabungan menuju lokasi kejadian guna melakukan asesmen dan upaya pemadaman.
“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Perhutani, Damkar, BPBD, Polsek, Koramil, dan pemerintah setempat untuk melakukan penanganan,” terang Habib.
Api Padam Singkat Berkat Sinergi Lintas Sektor
Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari unsur Kaliwiro dan Kalikajar, personel Polres Wonosobo, petugas Perhutani, BPBD, Damkar, TNI, serta dibantu oleh warga masyarakat sekitar.
Berkat aksi cepat dan sinergi solid di lapangan, jago merah berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu yang relatif singkat sehingga tidak meluas ke area hutan lainnya.
“Api berhasil segera dipadamkan. Luas area yang terbakar kurang lebih seperempat hektare, dengan sekitar 30 pohon pinus dan tanaman di sekitarnya ikut terbakar,” jelas Habib.
Korban Jiwa Nihil, Penyebab Masih Diselidiki
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh proses penanganan dan pendinginan di lokasi berlangsung aman dan terkendali.
Mengenai pemicu kebakaran, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.
Menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung di wilayah Kabupaten Wonosobo, imbauan kewaspadaan terus disuarakan kepada masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lereng pegunungan, agar tidak membuat atau membuang sumber api sembarangan.




