Gempa yang terjadi di tenggara Pacitan Jawa Timur pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB berdampak pada rumah di Kebumen. Polres Kebumen membeberkan bahwa sebuah rumah di Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, nyaris roboh.

Kondisi Rumah: 80% Miring dan Rawan Runtuh
Dikutip dari Instagram Polres Kebumen, rumah yang terdampak terutama berada di bagian belakang rumah, meliputi dapur dan kamar mandi, sementara sekitar 80 persen bagian bangunan lainnya dilaporkan dalam kondisi miring dan rawan runtuh.
Polres Kebumen menduga peristiwa itu dipicu oleh gempa bumi yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Getaran gempa menyebabkan pergeseran fondasi rumah yang sudah berusia tua dan rapuh.
Tidak Ada Korban Jiwa
Saat kejadian, pemilik rumah yakni Turyati (65) tidak berada di lokasi. Sementara anaknya berhasil menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah tepat waktu.
Tim Gabungan Lakukan Asesmen Awal
Polres Kebumen melalui Polsek Sempor bersama unsur TNI, perangkat desa, Tagana, perwakilan Baznas, dan warga setempat kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen awal. Polsek Sempor juga melakukan olah TKP mengumpulkan sejumlah data di lapangan.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman memberikan penjelasan. Dia mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
“Kerusakan utama terjadi pada atap dapur dan kamar mandi yang roboh total, sementara bagian lain rumah miring dan berpotensi runtuh,” kata Kompol Faris, Senin (9/2/2026).
Korban Dievakuasi ke Rumah Kerabat
Kerugian material akibat peristiwa itu diperkirakan tidak sedikit. Untuk sementara, korban dan keluarganya dievakuasi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman.
Polisi juga mengimbau warga tidak beraktivitas di dalam atau sekitar bangunan yang rusak guna mencegah risiko lanjutan.
Bantuan Sosial dan Penanganan Lanjutan
Asesmen lanjutan dijadwalkan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, disertai penyaluran bantuan sosial dari Dinas Sosial dan Palang Merah Indonesia.
Pemerintah kecamatan dan desa akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Dampak Gempa Pacitan 6,1 SR
Gempa bumi yang terjadi di tenggara Pacitan dengan kekuatan 6,1 SR pada Jumat (6/2/2026) dini hari memang dirasakan hingga beberapa wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kebumen. Getaran gempa dapat menyebabkan kerusakan terutama pada bangunan tua dengan fondasi yang sudah rapuh.
Wilayah yang Merasakan Getaran
Gempa Pacitan dilaporkan dirasakan di beberapa wilayah:
- Pacitan (MMI VI – kerusakan ringan hingga sedang)
- Wonogiri
- Kebumen (kerusakan pada bangunan tua)
- Yogyakarta
- Ponorogo
- Madiun
Tips Keselamatan Saat dan Pasca Gempa
Saat Terjadi Gempa
✅ Di dalam rumah:
- Berlindung di bawah meja kokoh
- Lindungi kepala dan leher
- Jauhi jendela, kaca, dan lemari tinggi
- Jangan berlari keluar saat gempa
✅ Di luar rumah:
- Jauhi bangunan, tiang, dan pohon
- Cari area lapangan terbuka
- Waspadai reruntuhan
✅ Di dalam kendaraan:
- Berhenti di tempat aman
- Tetap di dalam kendaraan
- Hindari jembatan dan terowongan
Setelah Gempa Berhenti
✅ Periksa kondisi bangunan sebelum masuk ✅ Waspadai gempa susulan ✅ Matikan listrik dan gas ✅ Evakuasi jika bangunan retak parah ✅ Jangan menyalakan api ✅ Siapkan tas siaga bencana
Tanda-Tanda Bangunan Tidak Aman Pasca Gempa
⚠️ Segera evakuasi jika:
- Dinding atau pilar retak lebar
- Bangunan miring
- Fondasi bergeser
- Lantai tidak rata
- Atap roboh atau ambrol
- Bunyi gemeretak dari struktur
- Pintu/jendela tidak bisa dibuka
Langkah Pemerintah untuk Korban Gempa
Pemerintah daerah biasanya memberikan bantuan untuk korban terdampak gempa:
- Bantuan darurat – Kebutuhan pokok (makanan, pakaian, selimut)
- Tempat tinggal sementara – Tenda atau huntara
- Bantuan perbaikan rumah – Untuk kerusakan ringan-sedang
- Bantuan pembangunan rumah – Untuk rumah roboh total
- Pendampingan trauma – Dukungan psikososial
Syarat Mengajukan Bantuan
- KTP dan KK yang masih berlaku
- Surat keterangan dari RT/RW dan Desa
- Dokumentasi kerusakan (foto/video)
- Hasil asesmen BPBD
- Surat pernyataan tidak menerima bantuan ganda
Pentingnya Bangunan Tahan Gempa
Kejadian di Sempor mengingatkan pentingnya membangun rumah dengan standar tahan gempa, terutama di daerah rawan:
✅ Fondasi yang kuat dan dalam ✅ Struktur beton bertulang ✅ Ikatan balok dan kolom yang kokoh ✅ Material berkualitas ✅ Desain sesuai standar SNI ✅ Pengawasan profesional saat pembangunan
Semoga keluarga Turyati segera mendapat bantuan dan dapat segera menempati rumah yang layak dan aman. Mari tingkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa!




