Pajero Oleng akibat Pengemudi Mengantuk, Tujuh Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalur Dieng Wonosobo
Tabrakan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di ruas jalan utama Wonosobo–Dieng, tepatnya di Kelurahan Kalianget, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Insiden yang diduga dipicu pengemudi mengantuk ini mengakibatkan kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp10 juta, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan seluruh pengendara yang terlibat dalam kondisi selamat.
Kronologi: Pajero Masuk Jalur Berlawanan
Kecelakaan bermula saat sebuah Mitsubishi Pajero bernomor polisi AA-1603-RF melaju dari arah Dieng menuju Kota Wonosobo. Di tengah kondisi hujan yang membuat aspal licin, pengemudi diduga terserang kantuk sehingga konsentrasinya buyar.
“Kendaraan tersebut tiba-tiba membanting setir ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan,” jelas Aiptu Nanang.
Pajero kemudian menghantam Mitsubishi Mirage yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras itu memicu efek domino — kendaraan-kendaraan lain di sekitar lokasi ikut terseret dalam tabrakan beruntun yang tak terhindarkan.
Tujuh Kendaraan Terlibat
Total tujuh kendaraan mengalami kerusakan dalam insiden ini, yakni Mitsubishi Pajero (AA-1603-RF), Mitsubishi Mirage (AA-1082-EZ), Isuzu Panther (B-2243-TGX), Honda Jazz (R-1850-PF), Toyota Avanza, Sepeda Motor Yamaha Lexy, dan Sepeda Motor Yamaha Scoopy (AA-4084-MZ).
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski melibatkan banyak kendaraan dengan kerusakan bodi yang cukup parah, seluruh pengendara dilaporkan selamat tanpa luka. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi kendaraan agar arus lalu lintas menuju kawasan wisata Dieng kembali normal.
Imbauan bagi Pemudik dan Wisatawan
Insiden ini terjadi tepat di musim puncak arus mudik Lebaran 2026, saat jalur Wonosobo–Dieng dipenuhi kendaraan pemudik dan wisatawan. Polisi kembali mengingatkan seluruh pengendara untuk selalu waspada saat melintasi jalur Dieng yang memiliki karakteristik berkelok dan menanjak.
“Pastikan kondisi tubuh prima. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di tempat yang aman,” imbau Aiptu Nanang.
Keselamatan dalam berkendara tetap menjadi prioritas utama, terlebih dalam kondisi cuaca hujan dan jalur pegunungan yang membutuhkan konsentrasi penuh sepanjang perjalanan.




