Purbalingga – Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk berbagi kepada sesama. Berbagai institusi dan organisasi di Kabupaten Purbalingga turut memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan melaksanakan kegiatan sosial. Salah satu aksi nyata dilakukan oleh Polres Purbalingga yang menggelar kegiatan berbagi takjil dan bursa takjil murah serba seribu rupiah.
Polres Purbalingga Berbagi Takjil dan Gelar Bursa Takjil Murah
Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa.
“Kami menggandeng berbagai kelompok masyarakat, mulai dari komunitas kesenian, wartawan, hingga mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Kapolres di sela-sela pembagian takjil di depan Mapolres Purbalingga, Kamis (13/3/2025).
Bursa Takjil Murah Serba Seribu Diserbu Warga
Tidak berhenti di situ, sehari setelahnya, Polres Purbalingga mengadakan bursa takjil murah serba seribu rupiah di halaman Mapolres. Kegiatan ini langsung diserbu oleh ratusan warga yang antusias berburu takjil dengan harga terjangkau.
Kapolres menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkat dukungan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Purbalingga serta sejumlah pengusaha lokal.
Wakil Ketua HIPMI Purbalingga, Hamzah Asadullah, menyatakan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam kegiatan ini.
“Kegiatan yang diwadahi oleh Polres Purbalingga ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi para pengusaha untuk terus melakukan kegiatan sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Respon Positif dari Warga Purbalingga
Warga yang hadir pun menyambut gembira kegiatan bursa takjil murah ini. Salah satunya adalah Yunita, warga Desa Blater, yang mengaku senang bisa membeli takjil serba seribu sambil ngabuburit bersama anak-anak.
“Terima kasih kepada pihak penyelenggara. Walaupun acara seperti ini hanya setahun sekali, tapi sangat membahagiakan masyarakat,” ungkap Yunita.
Senada dengan itu, Febri, warga dari Kutasari, juga merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Bisa dapat bakso dan pecel seharga seribu rupiah itu sangat membantu. Kami berterima kasih kepada Polres dan semua pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Mahasiswa IMM dan GMNI Ikut Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Takjil
Tak hanya Polres, kelompok mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Purbalingga juga turut melaksanakan aksi sosial dengan membagikan takjil.
Setelah menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Alun-Alun Purbalingga pada Jumat (14/3/2025), para mahasiswa ini membagikan takjil kepada warga yang melintas di sekitar area tersebut.
Ketua DPC GMNI Purbalingga, Tiar Laksa Makmuria, menyebutkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini adalah bentuk nyata dari kesalehan sosial di bulan Ramadan.
“Berbagi takjil merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan bagian dari amaliyah Ramadan yang kami lakukan,” ujar Tiar.
Berbagi Takjil sebagai Bentuk Kepedulian Sosial
Kegiatan berbagi takjil, baik yang digagas oleh Polres Purbalingga maupun mahasiswa, tidak hanya sekadar memberikan makanan berbuka, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus menjadi contoh bagi berbagai pihak agar dapat saling membantu, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tapi bisa menumbuhkan budaya berbagi di masyarakat,” pungkasnya.
Pesan dan Harapan untuk Masyarakat
Melalui berbagai kegiatan sosial di bulan Ramadan, masyarakat Purbalingga diharapkan dapat lebih memahami pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.
Berikut beberapa pesan penting yang disampaikan oleh pihak penyelenggara:
- Tumbuhkan Semangat Kepedulian: Ramadan adalah momen terbaik untuk saling membantu dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
- Jaga Kebersamaan dan Persatuan: Kegiatan berbagi takjil bisa menjadi ajang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
- Libatkan Semua Kalangan: Keterlibatan berbagai komunitas, pengusaha, dan mahasiswa dalam kegiatan sosial sangat penting untuk membangun solidaritas sosial yang kuat.
- Jadikan Tradisi: Kegiatan berbagi seperti ini diharapkan bisa menjadi tradisi berkelanjutan, tidak hanya di bulan Ramadan.
Penutup
Kegiatan berbagi takjil yang diinisiasi oleh Polres Purbalingga, HIPMI, serta kelompok mahasiswa IMM dan GMNI membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun bermakna.
Di bulan yang penuh berkah ini, aksi-aksi sosial seperti berbagi takjil tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur dan empati bagi pemberi. Semoga tradisi baik ini terus berlanjut dan semakin menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kebaikan.