Hujan Deras & Angin Kencang Terjang Wediasin Selomerto: Tiga Rumah dan Satu Masjid Rusak, Akses Jalan Sempat Lumpuh
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang dan petir melanda wilayah Dusun Wediasin, Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa (14/4/2026). Insiden yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut mengakibatkan kerusakan pada pemukiman warga, fasilitas ibadah, hingga memutus akses jalan utama.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, melaporkan bahwa meskipun intensitas hujan cukup tinggi, fokus kerusakan utama disebabkan oleh terjangan angin kencang yang menghantam bangunan.
Dampak Kerusakan Bangunan
Berdasarkan pendataan petugas di lapangan, terdapat tiga rumah warga di Dusun Wediasin yang mengalami kerusakan pada bagian bangunan dengan kategori ringan. Para pemilik rumah tersebut antara lain:
-
Trima (RT 04 RW 04)
-
Nurkholis (RT 07 RW 04)
-
Mudah (RT 02 RW 04)
Selain rumah tinggal, angin kencang juga merusak fasilitas umum. Atap halaman Masjid An Nur yang terletak di RT 07 RW 04 dilaporkan mengalami kerusakan kategori sedang.
Pohon Tumbang dan Putusnya Aliran Listrik
Situasi di Dusun Wediasin sempat mencekam ketika sebuah pohon besar tumbang akibat hempasan angin. Pohon tersebut melintang di tengah jalan, sehingga menutup total akses transportasi yang menghubungkan Dusun Wediasin dengan Dusun Larangan.
Tak hanya menutup jalan, pohon tersebut juga menimpa jaringan kabel listrik milik PLN. Akibatnya, aliran listrik di wilayah terdampak sempat terputus total selama beberapa saat.
“Proses evakuasi material pohon tumbang dan perbaikan jaringan listrik sedang dalam penanganan intensif oleh tim gabungan bersama warga,” ujar Sabarno.
Estimasi Kerugian dan Imbauan BPBD
BPBD Wonosobo memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material akibat kerusakan bangunan dan infrastruktur ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta.
Hingga Selasa petang, tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk membantu warga membersihkan puing-puing bangunan dan menormalisasi akses jalan. BPBD mengimbau masyarakat Wonosobo, khususnya di wilayah Selomerto, untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan awan gelap dan angin kencang masih sering terjadi di bulan April ini.




