Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Misteri Jasad Warga Kepil Wonosobo Terborgol di Wonogiri
Jateng DIY

Geger Penemuan Jasad Warga Kepil Wonosobo Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Sesosok jasad laki-laki ditemukan dalam kondisi kedua tangan terborgol di sebuah ladang di Dusun Bengle, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Rabu (12/8/2026). Korban diketahui bernama Rohim (54), warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.

Misteri Jasad Warga Kepil Wonosobo Terborgol di Wonogiri
Misteri Jasad Warga Kepil Wonosobo Terborgol di Wonogiri

Meskipun ditemukan dalam keadaan tak wajar, hasil pemeriksaan medis awal oleh kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengonfirmasi bahwa jasad Rohim pertama kali ditemukan oleh warga setempat bernama Manto (60) sekitar pukul 16.00 WIB saat hendak mencari rumput. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Karangtengah dan ditindaklanjuti oleh Tim Inafis Polres Wonogiri untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Manto (60), warga setempat, saat hendak mencari rumput di lahan miliknya. Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati korban telah meninggal dunia dengan kedua tangan dalam keadaan terborgol. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya borgol dan sarung,” ujar AKP Anom Prabowo, Rabu (12/8/2026).

Memiliki Riwayat ODGJ dan Jalani Pengobatan Alternatif

Hasil identifikasi sementara mengungkapkan bahwa korban tengah menjalani pengobatan alternatif di Pondok Pesantren Mahabbatul Qodiri, Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Polisi menyebut Rohim memiliki riwayat sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Informasi ini menjadi petunjuk krusial bagi penyidik untuk menelusuri bagaimana korban bisa keluar dari lokasi pengobatan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di ladang yang berjarak cukup jauh.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab korban meninggal dunia. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di TKP masih kami dalami,” tambah AKP Anom.

Polisi Belum Mampu Pastikan Unsur Pidana

Hingga saat ini, penyebab kematian maupun alasan di balik kondisi kedua tangan korban yang terborgol belum dapat disimpulkan. Polisi terus mengumpulkan fakta lapangan, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren dan keluarga korban di Kepil, Wonosobo.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menarik kesimpulan prematur hingga seluruh rangkaian penyelidikan resmi selesai dilakukan.

error: Content is protected !!