Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Salurkan Bantuan Rp35 Juta untuk Korban Kebakaran Tieng Kejajar
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp35 juta untuk warga terdampak musibah kebakaran di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Penyerahan bantuan diserahkan langsung saat jajaran pimpinan meninjau lokasi bencana pada Ahad (13/9/2026).

Rombongan peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag. Turut hadir mendampingi di lokasi musibah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, Drs. H. Bambang WEN, M.M., serta Kepala SMK Mutu Wonosobo, Setya Rahmawanto, S.E., M.M.
Saat berdiri di antara puing sisa bangunan yang terbakar, KH. Tafsir menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberikan penguatan moral kepada para korban agar tetap tabah menghadapi ujian berat ini.
“Kami berharap seluruh keluarga korban musibah kebakaran di Tieng ini diberikan ketabahan dan kekuatan ekstra dari Allah SWT untuk segera bangkit kembali,” tutur KH. Tafsir di lokasi kejadian.
Penyerahan Bantuan Lewat Lazismu dan Akselerasi Posko MDMC
Dana bantuan kemanusiaan sebesar Rp35.000.000 tersebut dikelola secara transparan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Tengah. Secara simbolis, dana tersebut diserahterimakan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tieng Kejajar untuk disalurkan secara terukur dan tepat sasaran sesuai kebutuhan mendesak warga.
Selain menyerahkan bantuan finansial, rombongan PWM Jateng bersama PDM Wonosobo turut menyisir area permukiman yang terdampak. Pimpinan berdialog langsung dengan relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), pengurus posko, serta tokoh masyarakat setempat guna memetakan skema pemulihan pascabencana.
Solidaritas Persyarikatan dan Sektor Pendidikan
Kehadiran Kepala SMK Mutu Wonosobo dalam rombongan ini juga mempertegas komitmen jaringan pendidikan Muhammadiyah dalam tanggap bencana. Sinergi antara jajaran struktur persyarikatan, lembaga zakat, hingga institusi pendidikan menjadi pilar utama aksi cepat kemanusiaan di Jawa Tengah.
Bantuan ini diharapkan tak hanya meringankan beban kebutuhan harian, tetapi juga menstimulasi percepatan pemulihan sosial dan ekonomi warga Dusun Krajan, Desa Tieng pascamusibah kebakaran.




