Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Resah Penjualan Miras dan Togel, Ratusan Warga Jatiwera Kaliwiro Geruduk dan Segel Kios
Wonosobo

Resah Penjualan Miras dan Togel, Ratusan Warga Jatiwera Kaliwiro Geruduk dan Segel Kios

Ratusan warga Dusun Jatiwera, Kelurahan Kaliwiro, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menggelar aksi protes dengan mendatangi sebuah kios di wilayah setempat, Jumat (23/10/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kemarahan atas dugaan aktivitas penjualan minuman keras (miras) dan perjudian jenis togel yang dinilai meresahkan lingkungan.

Dalam aksi tersebut, warga secara tegas melakukan penyegelan terhadap bangunan kios dengan membentangkan spanduk penutupan di bagian pintu dan dinding. Selain melakukan penyegelan, massa juga menggelar orasi untuk menyampaikan penolakan keras terhadap segala bentuk penyakit masyarakat di wilayah mereka.

Kesepakatan Dilanggar, Warga Pilih Aksi Buka Suara

Perwakilan masyarakat setempat, Faizun, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan puncak dari kejenuhan warga Dusun Jatiwera setelah teguran demi teguran tidak diindahkan oleh pengelola kios. Menurutnya, keberadaan miras selama ini menjadi pemicu utama timbulnya keresahan serta potensi gangguan ketenteraman di lingkungan pemukiman.

“Yang pertama, di Dusun Jatiwera, Kelurahan Kaliwiro, Kecamatan Kaliwiro ini, masyarakat sudah merasakan lelah memberikan teguran karena minuman keras itu memang menjadi pemicu adanya keresahan masyarakat,” ujar Faizun di lokasi aksi.

Ia menjelaskan, sebelum menggelar aksi demonstrasi dan penyegelan, warga sebenarnya telah menempuh jalur kekeluargaan serta prosedur formal. Pembahasan mengenai penutupan kios tersebut telah melalui musyawarah di tingkat RT hingga Kelurahan Kaliwiro.

Resah Penjualan Miras dan Togel, Ratusan Warga Jatiwera Kaliwiro Geruduk dan Segel Kios
Resah Penjualan Miras dan Togel, Ratusan Warga Jatiwera Kaliwiro Geruduk dan Segel Kios

Bahkan, warga dan pihak penjual sempat membuat kesepakatan tertulis agar aktivitas peredaran miras dihentikan. Namun, kesepakatan tersebut kembali dilanggar. Upaya komunikasi terakhir yang dibangun warga pun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya aksi penyegelan diambil sebagai jalan terakhir.

Faizun juga menambahkan bahwa warga sejauh ini tidak pernah mendapatkan kejelasan mengenai legalitas izin penjualan minuman beralkohol di lokasi tersebut. Ia berharap tindakan penyegelan ini dapat mendorong penjual untuk menghentikan seluruh transaksi miras dan togel secara permanen.

“Upaya penyegelan ini kan diharapkan untuk menguatkan agar penjual itu segera menutup penjualan minuman keras dalam bentuk transaksi apapun. Kalau ke depan masih tetap beroperasi, kami nanti akan menyerahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum,” tegasnya.

Tanggapan Camat dan Kapolsek Kaliwiro

Menanggapi aksi massa tersebut, Camat Kaliwiro, Sigit Irawan, mengaku terkejut lantaran pihak Forkopimca belum menerima pemberitahuan resmi maupun surat tembusan terkait rencana aksi warga. Meski demikian, Sigit menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga Jatiwera yang mampu menjaga kondusivitas selama aksi berlangsung.

“Dari kecamatan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena masyarakat sudah menyampaikan aspirasi secara persuasif dan tidak ada aksi anarkis apapun,” kata Sigit.

Guna menyelesaikan persoalan ini secara tuntas, pihak Kecamatan Kaliwiro berencana segera menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepolisian, pemerintah kelurahan, serta para tokoh masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Kaliwiro, AKP Susiyono, menyambut positif kepedulian warga terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.

“Saya sangat mengucapkan terima kasih, berarti ada warga Kaliwiro yang masih peduli terhadap lingkungan untuk memberantas penyakit masyarakat,” ujar Susiyono.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini Polsek Kaliwiro belum menerima laporan resmi tertulis dari warga terkait dugaan aktivitas jual beli miras dan togel di kios tersebut. Namun, menyikapi aksi warga Jatiwera, jajaran kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap mengambil tindakan tegas.

“Siap, akan kami tindak lanjuti dan kami berantas penyakit masyarakat,” pungkas Kapolsek.

error: Content is protected !!