Pada hari pertama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kabupaten Wonosobo mencatat lonjakan signifikan dalam arus kendaraan. Berdasarkan pemantauan Traffic Management Center (TMC) sejak 22 Desember, sebanyak 34 ribu kendaraan masuk ke wilayah ini, sementara 40 ribu kendaraan keluar.
Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo, Agus Susanto, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas masih tergolong lancar dan terkendali. “Dominasi kendaraan pribadi cukup terlihat, namun pembatasan terhadap kendaraan angkut telah diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus,” ujar Agus.
Posko Terpadu untuk Kelancaran Lalu Lintas
Sebagai upaya mendukung kelancaran libur panjang, Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendirikan posko terpadu di beberapa titik strategis. Posko ini melibatkan Polri, TNI, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Agus menjelaskan bahwa posko ini dilengkapi dengan tim siaga sarana dan prasarana (sarpras) yang beroperasi selama 24 jam. “Tim sarpras bertugas mengatasi kendala teknis, seperti pemadaman listrik atau hambatan di jalan. Bahkan saat hujan deras di alun-alun beberapa waktu lalu, tim kami langsung turun memastikan kondisi terkendali,” tambahnya.
Tantangan dalam Pengelolaan Parkir
Selain arus lalu lintas, pengelolaan parkir menjadi fokus utama Pemkab Wonosobo selama masa liburan. Lokasi wisata yang dipadati pengunjung sering menghadapi masalah parkir, termasuk praktik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum.
“Kami terus memberikan edukasi dan sosialisasi tentang aturan parkir,” kata Agus. Namun, ia mengakui bahwa pengelolaan parkir yang lebih tertib masih menunggu pengesahan Peraturan Bupati terkait penyelenggaraan parkir. “Kami berharap regulasi ini segera disahkan untuk menciptakan tata kelola parkir yang lebih baik,” ungkapnya.
Imbauan untuk Wisatawan
Pemkab Wonosobo mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama. Dengan sinergi dari berbagai pihak, libur Nataru diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Diharapkan, langkah-langkah antisipasi yang dilakukan, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengelolaan parkir, dapat memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan bagi wisatawan yang memilih Wonosobo sebagai destinasi mereka.