Koramil 01/Wonosobo bersama masyarakat melaksanakan karya bakti membersihkan material longsor di Desa Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, pada Kamis (27/2/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan akses lingkungan pasca longsor yang terjadi pada Jumat (21/2/2025).
Longsor di Wonolelo Sebabkan Kerugian Rp35 Juta
Longsor terjadi pada senderan milik Teguh, warga Desa Wonolelo, dengan ukuran:
📏 Tinggi: 6 meter
📏 Panjang: 12 meter
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ini diperkirakan menyebabkan kerugian materi hingga Rp35 juta.
Karya Bakti: Wujud Kepedulian TNI dan Semangat Gotong Royong
Menurut Bati Tuud Koramil 01/Wonosobo, Pelda Edi Winarno, karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kegiatan ini bertujuan meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong di masyarakat. Kami berharap pembersihan ini mempercepat pembangunan senderan kembali,” ujar Pelda Edi Winarno.
Sebanyak 75 warga ikut terlibat dalam kegiatan ini, didukung oleh:
✅ Camat Wonosobo: Subagyo Agus Mulyono, S.Tp., M.M.
✅ Kepala Desa Wonolelo: Suprayitno beserta perangkat desa
✅ Kasitrantib Kecamatan Wonosobo: Alex Bintang Setiyawan
Pentingnya Antisipasi Bencana di Musim Hujan
Kegiatan ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya antisipasi terhadap bencana longsor, terutama di daerah rawan saat musim hujan.
💡 Imbauan untuk warga sekitar:
✅ Memperkuat senderan di area rawan longsor
✅ Menjaga saluran air agar tidak tersumbat
✅ Meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi
Dengan adanya kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan pemulihan pasca longsor dapat berlangsung lebih cepat.
📌 Waspada dan gotong royong menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana alam.