Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo saat ini tengah menghadapi kendala serius terkait ketersediaan darah. Stok darah untuk golongan A dan B dilaporkan mengalami kekosongan akibat tingginya angka permintaan medis yang tidak sebanding dengan jumlah pendonor yang datang ke Unit Donor Darah (UDD) PMI setempat, Rabu (17/6/2026).

Ketua PMI Wonosobo, Heru Kurniawan Nurdiansyah, mengonfirmasi langsung kondisi kritis tersebut. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan saat ini membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari berbagai pihak eksternal.
“Terjadi kekosongan stok darah di PMI Wonosobo, khususnya untuk golongan darah A dan B. Hal ini disebabkan karena jumlah pendonor aktif tidak seimbang dengan grafik permintaan darah yang terus meningkat dari rumah sakit,” ungkap Heru.
Langkah Cepat PMI: Gandeng Kodim 0707/Wonosobo
Guna mengantisipasi dampak yang lebih meluas bagi keselamatan pasien, PMI Wonosobo mengambil langkah taktis dengan menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo. PMI secara resmi mengajukan permohonan bantuan kepada para prajurit TNI untuk bersedia mendonorkan darah mereka demi misi kemanusiaan ini.
Merespons cepat situasi darurat tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos, langsung menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bergerak melakukan aksi donor darah massal.
Dandim Letkol Inf Yoyok: Setetes Darah Menyelamatkan Nyawa
Pihak Kodim 0707/Wonosobo memastikan bahwa pengerahan personel ini menyasar seluruh anggota yang lolos skrining dan memenuhi syarat regulasi kesehatan.
Beberapa poin penting yang ditegaskan oleh Dandim terkait aksi kemanusiaan ini meliputi:
-
Wujud Pengabdian Nyata: Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang konkret serta wujud nyata dari pengabdian dan kemanunggalan TNI bersama masyarakat.
-
Penyambung Nyawa Sesama: Setiap tetes darah yang disumbangkan oleh para prajurit memiliki nilai filosofis dan urgensi yang besar bagi keselamatan jiwa seseorang yang sedang kritis.
“Kami telah memerintahkan anggota yang memenuhi syarat kesehatan untuk segera mendonorkan darahnya. Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan transfusi darah secara mendesak. Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” tegas Letkol Inf Yoyok Suyitno.
Melalui sinergi kilat dan dukungan dari jajaran prajurit Kodim 0707/Wonosobo ini, PMI berharap ketersediaan kantong darah di Kabupaten Wonosobo dapat segera pulih dan kembali mencukupi. Dengan demikian, kebutuhan para pasien di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dapat terlayani dengan optimal tanpa hambatan stok.




