Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Evakuasi Dramatis Dua Pendaki Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo
Wonosobo

Evakuasi Dramatis Dua Pendaki Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo, Tim Ranger Berjibaku 6 Jam di Tengah Hujan Deras

Proses evakuasi dua pendaki perempuan asal Purwokerto di Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, berlangsung dramatis pada Sabtu (7/3/2026). Tim ranger harus berjibaku selama enam jam dengan hujan deras dan medan licin untuk menyelamatkan dua pendaki yang mengalami hipotermia hebat di ketinggian.

Insiden ini menimpa Amel dan rekannya Tamara, yang tengah melakukan pendakian melalui jalur Basecamp Deroduwur. Laporan kondisi darurat diterima pihak basecamp sekitar pukul 13.00 WIB, setelah Amel dilaporkan lemas dan kehilangan panas tubuh di area Pos 4.

Evakuasi Dramatis Dua Pendaki Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo
Evakuasi Dramatis Dua Pendaki Hipotermia di Gunung Bismo Wonosobo

Evakuasi Estafet Tiga Tim di Medan Berbahaya

Koordinator Ranger Basecamp Gunung Bismo, Wahyu Syafii, menjelaskan tim evakuasi harus bergerak cepat meski dihadapkan pada cuaca yang sangat tidak bersahabat. Hujan deras membuat jalur pendakian menjadi licin dan berbahaya, mempersulit proses penyelamatan.

“Tim pertama tiba di Pos 4 sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah penanganan awal, survivor diputuskan untuk dievakuasi turun dengan cara digendong secara bergantian,” ujar Wahyu.

Proses evakuasi dilakukan secara estafet dengan melibatkan tiga tim penyelamat. Tim pertama menangani korban di Pos 4 dan membawanya turun, tim kedua menjemput rombongan di Pos 2, sementara tim ketiga menyusul dengan membawa tandu untuk mempercepat mobilisasi dari Pos 1 menuju area parkiran di bawah.

Enam Jam Perjuangan, Selamat di Basecamp

Setelah proses panjang selama enam jam, kedua pendaki akhirnya tiba di basecamp pada pukul 19.00 WIB. Tim medis yang telah bersiaga langsung memberikan penanganan kepada keduanya.

Berdasarkan informasi petugas, Amel dan Tamara diketahui baru pertama kali melakukan pendakian di Gunung Bismo. “Informasi yang kami terima, mereka memang baru pertama kali mendaki di sini,” tambah Wahyu.

Hingga Minggu pagi, kedua pendaki masih berada di basecamp untuk menjalani pemulihan stamina sebelum diperbolehkan kembali ke Purwokerto.

Imbauan untuk Pendaki, Terutama Pemula

Insiden ini menjadi pengingat penting tentang bahaya pendakian yang kurang dipersiapkan. Pihak pengelola Basecamp Gunung Bismo mengimbau seluruh pendaki, khususnya pemula, untuk lebih memperhatikan beberapa hal sebelum mendaki.

Pertama, pastikan perlengkapan safety lengkap dan memadai, termasuk pakaian hangat, jas hujan, dan perlengkapan darurat. Kedua, persiapkan kondisi fisik dengan baik sebelum memulai pendakian. Ketiga, waspadai cuaca di kawasan Wonosobo yang sulit diprediksi, terutama mulai sore hari. Keempat, selalu informasikan rencana pendakian kepada pihak basecamp dan keluarga.

Gunung Bismo dengan ketinggian sekitar 2.365 mdpl memang menawarkan pemandangan alam yang indah, namun medan dan cuacanya yang berubah-ubah menuntut kesiapan ekstra dari setiap pendaki yang ingin menaklukkannya.

error: Content is protected !!