Kabupaten Wonosobo sukses menggelar panen raya komoditas jagung di Dusun Candirejo, Desa Candirejo, Kecamatan Mojotengah, Sabtu (16/5/2026). Dari hamparan lahan seluas 5 hektare, total hasil produksi pertanian pada musim ini diperkirakan menembus angka 7,6 ton.

Keberhasilan panen ini merupakan buah dari komitmen kerja sama lintas sektor, yang mempertemukan kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas petani lokal dalam satu tujuan penguatan pangan.
Buah Manis Kolaborasi Lintas Sektor
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, yang hadir langsung memimpin jalannya panen raya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Menurutnya, kesuksesan para petani binaan ini tidak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh jajaran Polres Wonosobo bersama dinas terkait.
“Petani itu paling senang saat bisa menanam dan bisa panen, karena kadang bisa menanam belum tentu bisa panen akibat berbagai kendala. Kali ini berkat kolaborasi Polri, khususnya Polres Wonosobo, pemerintah daerah, dan tentunya kerja keras petani, Alhamdulillah jagung yang dipanen hasilnya besar-besar,” ungkap Afif dengan semringah.
Didistribusikan Langsung ke Bulog
Guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memotong rantai tengkulak yang merugikan, hasil panen raya 7,6 ton ini dipastikan langsung diserap oleh Perum Bulog. Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata negara dalam mengamankan pasokan pangan sekaligus menjamin kesejahteraan petani.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bulog yang sudah bersedia membeli hasil tani masyarakat secara langsung. Kehadiran Polri melalui program ketahanan pangan ini memberikan dampak instan bagi pertumbuhan ekonomi warga,” tambahnya.
Komitmen Wilayah Mengawal Ketahanan Pangan Nasional
Senada dengan Bupati, Kapolres Wonosobo AKP M Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa keterlibatan Korps Bhayangkara dalam sektor agraris ini merupakan instruksi langsung pusat guna menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Polri kini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, melainkan juga hadir sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan sektor riil.
“Panen raya ini adalah bentuk nyata sinergi kami bersama pemda dan warga. Diharapkan momentum ini mampu membakar semangat para petani lain serta memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas pangan daerah secara berkelanjutan,” pungkas AKBP Akbar Bantilan.
Melalui keberhasilan di Desa Candirejo ini, Pemkab dan Polres Wonosobo optimis sektor pertanian berbasis kemitraan dapat terus direplikasi di kecamatan lain guna mendongkrak roda perekonomian daerah.




