Mengamuk Tak Diberi Uang, Pemuda di Purbalingga Membakar Rumah Orang Tuanya

Membakar Rumah

Purbalingga – Seorang pemuda di Kabupaten Purbalingga, berinisial MAB (27), tega membakar rumah orang tuanya sendiri di Dusun Dawuhan, Desa Pekuncen, Kecamatan Bobotsari. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 25 Agustus 2025, setelah pelaku mengamuk karena tidak diberi uang.

Kapolsek Bobotsari, AKP Sarno Ujianto, menjelaskan bahwa MAB merupakan anak dari Masriah (65). Sebelum kejadian, MAB meminta uang sebesar Rp200.000 kepada kakak kandungnya, Surma Ariyanti (47), dengan alasan akan pergi ke Jakarta. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi karena pelaku sering meminta uang.


 

Kronologi Kejadian

Merasa kesal, MAB kemudian mengamuk dan mengancam akan membakar rumah orang tuanya. Ancaman tersebut benar-benar dilakukannya sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku menggunakan korek api untuk membakar rumah yang juga ia tinggali. Setelah api membesar, MAB langsung keluar dari rumah.

Warga yang melihat api segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Satu unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Akibatnya, atap rumah berbahan seng dan kayu berukuran 9 x 12 meter ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.


 

Pelaku Jalani Observasi dan Rehabilitasi

Usai kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh pihak berwajib. Berdasarkan pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Bobotsari, MAB didiagnosis mengalami depresi berat. Kondisi ini diduga akibat konsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras yang berlebihan selama ia bekerja di Jakarta dan sebagai nelayan.

“Pelaku selanjutnya dirujuk ke Balai Pengobatan di Kecamatan Karanganyar untuk diobservasi dan menjalani rehabilitasi,” terang AKP Sarno Ujianto.

error: Content is protected !!