Mudik Lebaran menjadi momen spesial bagi banyak orang, termasuk pemudik yang ingin sekalian berwisata ke Dataran Tinggi Dieng di Wonosobo dan Banjarnegara. Namun, jalur menuju Dieng terkenal memiliki medan yang menantang, seperti tanjakan curam, tikungan tajam, serta potensi kabut tebal dan cuaca ekstrem.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur Lebaran, Satlantas Polres Wonosobo telah memasang rambu-rambu dan himbauan lalu lintas di Jalur Wisata Dieng sejak Selasa, 18 Maret 2025. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat Candi 2025 yang bertujuan menjaga kelancaran dan keselamatan pemudik serta wisatawan.
Agar perjalanan tetap lancar dan nyaman, berikut adalah panduan keselamatan berkendara bagi pemudik dan wisatawan yang hendak menuju Dieng.
Kenali Karakteristik Jalur Dieng
Sebelum berangkat, pahami kondisi jalan dan medan yang akan dilalui:
1️⃣ Medan Berkelok dan Menanjak
🔹 Jalur menuju Dieng didominasi tanjakan curam dan turunan tajam.
🔹 Beberapa tikungan memiliki sudut tajam yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.
2️⃣ Potensi Kabut Tebal dan Cuaca Dingin
🔹 Dieng sering diselimuti kabut tebal, terutama saat pagi dan sore.
🔹 Suhu bisa turun drastis, terutama di malam hari.
3️⃣ Lonjakan Kendaraan Saat Lebaran
🔹 Kemacetan panjang kerap terjadi di jalur utama karena meningkatnya jumlah wisatawan.
🔹 Beberapa ruas jalan sempit, sehingga butuh ekstra hati-hati saat berpapasan dengan kendaraan lain.
Tips Keselamatan Berkendara di Jalur Dieng
🚗 1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima
✅ Periksa rem, ban, oli, dan mesin sebelum berangkat.
✅ Pastikan kendaraan memiliki tenaga cukup kuat untuk melewati tanjakan.
✅ Isi bahan bakar penuh, karena SPBU di jalur menuju Dieng terbatas.
⚙️ 2. Gunakan Gigi Rendah Saat Menanjak & Menurun
✅ Saat menanjak, gunakan gigi rendah (1 atau 2) agar kendaraan tidak kehilangan tenaga.
✅ Saat menurun, jangan hanya mengandalkan rem, gunakan engine brake untuk menghindari rem blong.
🚦 3. Jaga Kecepatan & Jarak Aman
✅ Hindari kecepatan tinggi di tikungan tajam atau jalan licin.
✅ Jaga jarak dengan kendaraan lain untuk menghindari kecelakaan beruntun.
🌫️ 4. Waspada Terhadap Kabut Tebal
✅ Nyalakan lampu utama atau lampu kabut saat kabut tebal.
✅ Jangan gunakan lampu hazard saat berjalan, gunakan hanya saat darurat.
🛣️ 5. Gunakan Jalur Resmi & Hindari Jalan Tikus
✅ Hindari jalan alternatif yang minim penerangan dan rawan longsor.
✅ Selalu ikuti rambu dan arahan petugas di lapangan.
Keamanan Selama Perjalanan
👮 1. Waspada Terhadap Copet & Kejahatan Jalanan
✅ Jangan meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.
✅ Hindari membuka jendela terlalu lebar di area ramai.
🔐 2. Kunci Kendaraan dengan Aman
✅ Gunakan kunci ganda atau alarm jika memungkinkan.
✅ Parkir kendaraan di tempat yang terang dan ramai.
🚨 3. Ikuti Arahan Petugas & Jangan Melanggar Rambu
✅ Patuhi himbauan Satlantas Polres Wonosobo tentang jalur aman.
✅ Jangan berhenti sembarangan di tikungan atau tanjakan.
📞 4. Simpan Nomor Darurat
✅ Polres Wonosobo: 110 (Layanan Polisi)
✅ Pos Pengamanan Lebaran: (Tersedia di titik-titik strategis)
✅ Bengkel & Tambal Ban Terdekat: Pastikan tahu lokasinya sebelum berangkat.
Alternatif Jalur Saat Macet
Jika terjadi kemacetan di jalur utama, beberapa jalur alternatif bisa dipertimbangkan:
🛤️ 1. Dari Wonosobo via Kejajar
🔹 Jalur utama yang sering padat saat libur panjang.
🛤️ 2. Dari Banjarnegara via Batur
🔹 Jalur lebih sepi, tetapi lebih sempit dan berkelok.
🛤️ 3. Dari Temanggung via Parakan
🔹 Jalur dengan pemandangan indah, tetapi harus lebih berhati-hati.
Kesimpulan
Perjalanan mudik dan wisata ke Dieng saat Lebaran bisa menjadi pengalaman menyenangkan jika dilakukan dengan persiapan matang.
🔹 Pastikan kendaraan dalam kondisi baik.
🔹 Patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas.
🔹 Utamakan keselamatan dan jangan tergesa-gesa.
Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan perjalanan ke Dieng menjadi aman, nyaman, dan bebas kendala.
✨ Selamat mudik & berwisata di Dataran Tinggi Dieng! ✨ 🚗💨