Wonosobo News

Berita Terkini dan Hiburan Wonosobo

ADVERTISEMENT

728 x 90

ADVERTISEMENT

728 x 90

Kecelakaan Tunggal di Jembatan Kalipelus, Banyumas
Jateng DIY

Kecelakaan Tunggal di Jembatan Kalipelus, Banyumas: Motor Terperosok, Satu Remaja Hilang Terbawa Arus

Kecelakaan tunggal memilukan menimpa sebuah sepeda motor matic di Jembatan Kalipelus, Jalan Senopati, Desa Dukuwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas pada Sabtu (11/4/2026) malam. Insiden yang terjadi di tengah guyuran hujan tersebut menyebabkan satu orang terluka dan satu lainnya hilang diduga hanyut ke sungai.

Kecelakaan Tunggal di Jembatan Kalipelus, Banyumas
Kecelakaan Tunggal di Jembatan Kalipelus, Banyumas

Sepeda motor dengan nomor polisi R-6415-BEB tersebut diketahui dikendarai oleh RN (19), warga Binangun, Cilacap, yang berboncengan dengan rekannya, AR (19), warga Kroya, Cilacap.

Kronologi Kejadian: Jalan Licin Akibat Hujan

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, S.Psi, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, kendaraan melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Kondisi cuaca yang sedang hujan deras diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.

“Diduga karena jalan licin akibat hujan, kendaraan oleng ke kiri dan terperosok di sisi timur jembatan. Pengendara dan pembonceng kemudian terjatuh ke sungai,” jelas Iptu Metri.

Akibat benturan dan jatuhnya kendaraan tersebut, RN (pengendara) berhasil ditemukan oleh warga dan petugas dalam kondisi luka ringan. Korban segera dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nasib malang menimpa AR (pembonceng) yang hingga kini keberadaannya masih misterius setelah diduga kuat terseret derasnya aliran Sungai Pelus.

Kendala Arus Deras dalam Pencarian

Tak lama setelah laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, relawan, dan warga setempat langsung melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Namun, derasnya arus sungai akibat hujan serta kondisi malam yang gelap menjadi tantangan besar bagi para petugas.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen mendalam di lokasi kejadian. Namun, pencarian harus dihentikan sementara pada Minggu (12/4/2026) pukul 01.00 WIB dini hari karena faktor keamanan dan minimnya jarak pandang.

Pencarian Dilanjutkan Pagi Ini

Rencananya, operasi SAR besar-besaran akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi ini. Tim gabungan akan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran Sungai Pelus dengan menambah personel dan peralatan penyelamatan.

“Pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada pagi hari dengan area penyisiran yang diperluas,” pungkas Amin.

Keluarga korban kini tengah menunggu kabar di lokasi kejadian dengan harapan AR dapat segera ditemukan. Pihak kepolisian juga kembali menghimbau para pengguna jalan untuk ekstra waspada saat melintasi jembatan dan jalan licin selama musim hujan, terutama pada malam hari.

error: Content is protected !!